Sunarso, dari Gempa ke Lumpur Lapindo, Siap Dikritik, Dekat Ical karena Tugas
Thursday, 12 April 2007
Jakarta
Mayjen TNI (Pur) Sunarso mengakui jabatan barunya sebagai Kepala Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS)
bukanlah pekerjaan ringan. Namun, karena panggilan tugas ini sangat mulia, ia siap mengabdi dan melaksanakan tugas.
Meskipun ada suara-suara yang mengkhawatirkan kehadirannya karena berlatar belakang militer, hal itu tak membuat
Sunarso berkecil hati. Ia bahkan yakin bisa bekerja dengan tenang. Dengan bekal pengalamannya menangani berbagai
bencana alam di tanah air, ia percaya kehadirannya akan bermanfaat.
"Saya ini bukan orang baru di Jawa Timur. Walaupun tidak lama, saya pernah bertugas di sini," tutur Sunarso saat
berbincang-bincang dengan Surya di aula Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Rabu
(11/4).
Saat itu, Sunarso hadir bersama anggota BPLS lainnya mengikuti acara serah terima tugas dari Timnas
Penanggulangan Semburan Lumpur (TPSL) Lapindo pimpinan Basuki Hadimuljono. Timnas ini sudah berakhir masa
tugasnya pada 8 April lalu.
Sunarso yang lahir di Cimahi, Jawa Barat, 8 Juli 1950 sempat mengenyam pendidikan SMA di Cor Jesu Malang. Ketika
masuk dinas militer, ia beberapa kali ditugaskan di Jatim dan pernah menjabat Aspers Kasdam V/Brawijaya (1996). Saat
itu Pangdam Brawijaya dijabat Mayjen TNI Djadja Suparman.
Karena itu, katanya, ketika ada orang yang ragu atas penugasannya menangani lumpur Lapindo, ia menganggapnya
sebagai hal biasa. Mungkin saja orang-orang itu kurang paham. Dalam kaitan itu pula, sebelum melangkah lebih jauh,
Sunarso dan timnya nantinya akan melakukan pendekatan, terutama kepada korban lumpur.
Tentang kedekatannya dengan Menko Kesra Aburizal Bakrie (Ical), Sunarso menganggapnya sebagai hal yang wajar
dan masih dalam batas proporsional. Sebagai staf ahli Menko Kesra, jelas ia punya hubungan kerja dengan pemilik PT
Lapindo Brantas Inc itu,
"Apa saya nanti semena-mena menghadapi warga Sidoarjo karena saya dekat Ical? Nggak-lah. Mereka itu bukan lawan,
tapi kawan. Harap dicatat juga, banyak kawan-kawan saya yang anggota TNI juga jadi korban di sana. Jadi masa saya
akan bertindak keras," tegasnya.
Perwira tinggi yang pernah menjabat Pangdam IV/Diponegoro itu mengakui memang belum mendalami bencana
semburan lumpur dan dampaknya. Karena itu, langkah pertama yang akan dilakukan adalah mengadakan pertemuan
dengan Timnas Lapindo dan Gubernur Jatim Imam Utomo.
"Kami akan meneruskan program kerja timnas yang belum tuntas, termasuk penanganan masalah sosial yang ada di
sana," lanjutnya.
Sunarso yakin BPLS yang dipimpinnya akan bisa melaksanakan tugas dengan baik. Apalagi, ketika ia menjabat
Pangdam IV/Diponegoro maupun staf ahli Menko Kesra ia banyak terlibat dalam Tim Penanganan Bencana Gempa
Bumi di Bantul dan Penanggulangan Bencana Gunung Merapi.
"Tentunya akan beda penanganan gempa di Jogja dengan lumpur di Sidoarjo. Namun tragedi itu hampir sama karena
terkait dengan kemanusiaan," tutur Sunarso.
Mengomentari alasan penunjukannya sebagai Kepala BPLS, perwira tinggi ini mengaku tidak tahu persis. Tapi begitu
Presiden SBY memintanya, ia langsung menyatakan siap untuk mengemban tugas. Ia akan berusaha agar bisa
Surya Online
http://www.surya.co.id/web Powered by Joomla! - @copyright Copyright (C) 2005 Open Source MattersG. Aenll errigahtetsd :r e1s0e Nrvoevdember, 2008, 17:57
memenuhi harapan masyarakat Sidoarjo yang tentunya berharap agar BPLS bekerja lebih maksimal ketimbang Timnas
Lapindo.
"Yang saya tahu ini amanah. Tugas ini berat tetapi saya akan bekerja maksimal dan profesional," katanya lagi.
Sunarso menegaskan tidak alergi dengan kritik sejauh itu membangun. Kalau saran atau kritik diyakini akan membawa
kebaikan, tentu sangat dihargai.
"Saya akan terima setiap saran. Ingatkan saya jika saya atau anggota tim melenceng. Lebih banyak pemikiran, lebih
bagus lagi," jelas Sunarso.
Mayjen TNI Sunarso, alumni Akmil 1973, menjalani penugasan panjang di bidang kemiliteran. Sebelum menjabat
Pangdam IV/Diponegoro yang menjabat Pangdam II/Sriwijaya. Menikah dengan Endang TS, pasangan ini dikaruniai tiga
orang anak.
Sejak lulus dari Akmil dan menjadi perwira pertama hingga menengah kariernya banyak dihabiskan di Kesatuan Armed
mulai dari jabatan Pam
Senin, 10 November 2008

Lindung Ratwiawan
Lindung Ratwiawan, lahir di Banyuwangi, 30 Januari 1965. Mulai dari Sekolah Dasar sampai dengan SMP dihabiskan di salah satu kota kecil di ujung timur, yaitu Genteng - Banyuwangi. Tahun 1981 melanjutkan di SMAK Cesu, Malang. Lulus SMA diterima tanpa harus mengikuti SIPENMARU (Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru) di IKIP Negeri Malang, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Tahun 1989 lulus dari perguruan tinggi itu. Sewaktu masih SMA sudah sangat menyenangi dunia tulis-menulis, oleh karena itu dipercaya memegang sebagai ketua Redaksi Majalah Sekolah “Pelangi”. Kegiatan menulis ini kemudian semakin berkembang sewaktu di Perguruan Tinggi menjadi wartawan koran Kampus “Komunikasi”.
Dari kegemaran menulis ini, akhirnya dipercaya juga menjadi Editor Penerbit Dioma, Malang. Selain itu, juga menelurkan beberapa karya, di antaranya:
1. Kidung Sebuah Hati (Novel, 1991, Yogyakarta: Penerbit Kanius);
2. Musim Masih Berbunga (Novel, 1991, Yogyakarta: Penerbit Kanius);
3. Dodo: Sesaat Tanpa TV (Cerita Remaja, 1995, Surabaya: Edumedia);
4. Dodo: Idola (Cerita Remaja, 1995, Surabaya: Edumedia)
5. Manisnya Buah Persahabatan (Cerita Remaja, 1996, Surabaya: Edumasa);
6. Akulah Ranting (Antologi Puisi, 1996, Malang: Dioma);
7. Angsa yang Cerdik (Cerita Anak, 1996, Yogyakarta: Kanisius);
8. Hakim yang Bijaksana (Cerita Anak, 1996, Yogyakarta: Kanisius);
9. Khan dan Gadis Desa (Cerita Anak, 1999, Yogyakarta: Kanisius);
10. Balas Budi Sang Tikus (Cerita Anak, 2003, Jakarta: Kanisius);
11. Hadiah untuk Penjaga Istana (Cerita Anak, 2003, Jakarta: Kanisius).
Kegiatan menulis adalah sebagai bentuk pertanggungjawaban dari ilmu yang dipelajarinya. Selain itu, apalah artinya ilmu jika tidak disemaikan. Sebagai bentuk persemaian adalah pernah mengajar di SMAK Cor Jesu, Malang mulai tahun 1986 sampai dengan 1990, SMAK Frateran mulai tahun 1989 sampai dengan 1990. Sebagai ladang berikutnya adalah SMPK Kolese Santo Yusup 1, Malang, tahun 1990 sampai dengan sekarang.
Beberapa penghargaan yang pernah diperoleh adalah:
1. Juara Harapan I untuk Lomba Cipta Puisi yang diselenggarakan oleh HP3N Batu-Malang pada 23 April 1995.
2. Juara I Lomba Menulis Esai Guru yang diselenggarakan oleh MGMP Bahasa Indonesia pada 13 Desember - 18 Desember 2007.
3. Juara I Lomba Menulis Puisi Guru yang diselenggarakan oleh MGMP Bahasa Indonesia pada 13 Desember - 18 Desember 2007.
MARTIN KRISANTO N.
Pendidikan dari SD(1987), SMP(1990) sampai SMA(1993) di Cor Jesu Malang. Menyelesaikan Sarjana Teknik Elektro Sistem Tenaga Sekolah Tinggi Teknik Surabaya pada Oktober 1999.
ORGANISASI SEKULER
Pratama Gugus Depan PRAMUKA Penggalang, Ketua SekBid VIII OSIS SMP (1989 -1990), Ketua IV OSIS SMA (1991-1992), Ketua Sie Kesenian OSIS SMA (1992-1993).
Ketua Biro Minat & Bakat Senat Mahasiswa STTS (1995-1996), Wakil Ketua Senat Mahasiswa STTS (1996-1997), Pendiri dan penasehat merangkap anggota organisasi sosial Providentia STTS (1996-1999), Protokol II Panitia Orientasi Studi Mahasiswa Baru 1994, Protokol I Panitia Orientasi Studi Mahasiswa Baru 1995, Protokol I Panitia Orientasi Studi Mahasiswa Baru 1996, Pelatih & Conductor Paduan Suara Dies Natalis STTS (1996-1998), Ketua Panitia Orientasi Studi Mahasiswa Baru 1997.
ORGANISASI GEREJA/SAKRAMEN GEREJAWI
Baptis Sidi GKI Jatim, Tumapel - Malang, 23 Desember 1990 oleh Pdt. Budiono A. Wibowo. Ketua II Komisi Remaja GKI Tumapel (1989-1993), Pianis Gereja sejak 1992 sampai sekarang, Sie Doa Komisi Pemuda GKI Tumapel (1995-1997). Ketua Sie Kesenian Komisi Pemuda GKI Jemursari (1998-1999), Pelatih & Conductor PS. Ekklesia KP. GKI Jemursari (1999), Pelatih PS. Gloria in Betlehem KA. GKI Ngagel (1998-1999), Ketua II KP Klasis Banyuwangi 1999, Atestasi /Berpindah keanggotaan dari GKI Tumapel Malang ke GKI Jemursari Surabaya, Juli 1999.
Sekretaris I Panitia Pembangunan Gedung Gereja di Pos PKP Denpasar – Bali, Oktober 2000 – Maret 2003, diteguhkan dan diberkati pernikahan, Juni 2001, Akta Nikah Gerejawi No. 03/TUM/A./NIK/VI/2001 dilayani oleh Em. Hosea Abdi Widhyadi. Ketua Panitia Natal 2001 dan Paskah 2002 GKI Denpasar. Atestasi/Berpindah keanggotaan dari GKI Jemursari ke GKI Residen Sudirman Wilayah Pos PKP Denpasar - Bali, No. Induk: 20013-030, Panitia POS PKP Denpasar sebagai Sie Kesenian dan Musik Gerejawi, Panitia Bajem GKI Denpasar, Oktober 2001.Pelatih & Conductor Jordan River Choir GKI Denpasar.
Diteguhkan sebagai Penatua dalam keanggotaan Majelis Jemaat GKI Jl. Raya Puputan 108 Renon, Denpasar, Maret 2003 dilayani oleh: Pdt. S. A. Patnaningsih, S. Th. Periode 2003-2006. Mewakili GKI menjadi peserta Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) Nasional VII Provinsi Bali di Makasar SulSel, 5 – 13 Desember 2003.
TRAINING/SEMINAR SEKULER
1. Peserta pelatihan OSIS Periode 1992-1993 oleh Komisi Kepemudaan Keuskupan Malang 2-3 Oktober di Tlogo Mas, Malang.
2. Peserta Latihan Kepemimpinan dan Pengabdian Lingkungan 22-24 Juli 1993.
3. Peserta Seminar Nasional, ”Pengaruh Petir Terhadap Sistem Jaringan Peralatan Listrik dan Elektronika” ITN Malang, Juni 1995.
4. Menyelesaikan English Conversation Class from Level One to Four, STTS, 1999.
5. Peserta “Business & Management Training” oleh Karsa Pawitra – Indonesian Human Resources Development Institution. Surabaya, Oktober 1999
6. Peserta Basic Lighting Course #A, di PT. Philips Ralin Electronics. BU Luminaires, 28-30 Mei 2001
7. Peserta Seminar “Infrared Thermography Applications and Solutions”, di Ballroom Grand HYATT Jakarta, Maret 2004
TRAINING/SEMINAR ROHANI:
1. Peserta Pembinaan Pemimpin dan Calon Pemimpin Paduan Suara, Komisi Musik Gerejawi GKI JATIM Klasis Madiun, 1-3 Maret 1996.
2. Peserta Kursus Teologi Tahap I, Sept – Nop 1998, GKI Jemursari, Surabaya.
PENDIDIKAN NON AKADEMIS
1. Menyelesaikan grade 3 pianoforte, Royal Academy Of Music Royal College Of Music.1991, Presented by Budiwiyanto.
2. Peserta Lokakarya “Manajemen Penjualan” Selama 24 Jam efektif, 3-8 Juli 2000. Lembaga Manajemen Surabaya
PRESTASI NON-AKADEMIS
Juara II Lomba lukis tingkat SD se-Kabupaten Malang, Juara I lomba lukis tingkat SD se-Kotamadya Malang, Juara I Lomba Lukis Tingkat SMP – Hari Kebaktian P.U. Daerah Malang, Des 1989. Pemenang 7 Besar Lomba Lukis.Kel.SMTA.PT.Umum di SMAK Kolese Santo Yusup Malang, Sept 1991, Peserta Pesta Musik’91 Malang, di Tugu Park Hotel, Feb 1991. Pemenang Kedua Lomba Majalah Dinding, juara pertama lomba bola basket dan juara pertama lomba bola volley SMAK Cor Jesu, 1-9 Juni 1992
PENGALAMAN KERJA:
1. Sebagai Operational Representatif, CV Ledin Jaya ”Billboard for Acc Mobil, Iklan, Moving Sign, di Surabaya, 3 Nopember 1996 – 8 april 1999
2. Sebagai Area Sales Manager, CV Sumber Bahagia “ Bali Area Distributor for Philips Luminaire Products” Oktober 1999 – Maret 2002
3. Sebagai Direktur, CV Gracia Electra Bali “A Distributor to Project Sales for Osram Product – Agustus 2002, “Sub-Distributor dari PT. Jalamas Berkatama di PT. PLN PERSERO Distribusi Bali – Februari 2004, “Distributor dari PT. GE Lighting Indonesia Area Bali – April 2004”
Mulai pertengahan 2004 - sekarang, sedang menempuh studi Magister Divinitas di Program Pasca Sarjana Teologi Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta
Pendidikan dari SD(1987), SMP(1990) sampai SMA(1993) di Cor Jesu Malang. Menyelesaikan Sarjana Teknik Elektro Sistem Tenaga Sekolah Tinggi Teknik Surabaya pada Oktober 1999.
ORGANISASI SEKULER
Pratama Gugus Depan PRAMUKA Penggalang, Ketua SekBid VIII OSIS SMP (1989 -1990), Ketua IV OSIS SMA (1991-1992), Ketua Sie Kesenian OSIS SMA (1992-1993).
Ketua Biro Minat & Bakat Senat Mahasiswa STTS (1995-1996), Wakil Ketua Senat Mahasiswa STTS (1996-1997), Pendiri dan penasehat merangkap anggota organisasi sosial Providentia STTS (1996-1999), Protokol II Panitia Orientasi Studi Mahasiswa Baru 1994, Protokol I Panitia Orientasi Studi Mahasiswa Baru 1995, Protokol I Panitia Orientasi Studi Mahasiswa Baru 1996, Pelatih & Conductor Paduan Suara Dies Natalis STTS (1996-1998), Ketua Panitia Orientasi Studi Mahasiswa Baru 1997.
ORGANISASI GEREJA/SAKRAMEN GEREJAWI
Baptis Sidi GKI Jatim, Tumapel - Malang, 23 Desember 1990 oleh Pdt. Budiono A. Wibowo. Ketua II Komisi Remaja GKI Tumapel (1989-1993), Pianis Gereja sejak 1992 sampai sekarang, Sie Doa Komisi Pemuda GKI Tumapel (1995-1997). Ketua Sie Kesenian Komisi Pemuda GKI Jemursari (1998-1999), Pelatih & Conductor PS. Ekklesia KP. GKI Jemursari (1999), Pelatih PS. Gloria in Betlehem KA. GKI Ngagel (1998-1999), Ketua II KP Klasis Banyuwangi 1999, Atestasi /Berpindah keanggotaan dari GKI Tumapel Malang ke GKI Jemursari Surabaya, Juli 1999.
Sekretaris I Panitia Pembangunan Gedung Gereja di Pos PKP Denpasar – Bali, Oktober 2000 – Maret 2003, diteguhkan dan diberkati pernikahan, Juni 2001, Akta Nikah Gerejawi No. 03/TUM/A./NIK/VI/2001 dilayani oleh Em. Hosea Abdi Widhyadi. Ketua Panitia Natal 2001 dan Paskah 2002 GKI Denpasar. Atestasi/Berpindah keanggotaan dari GKI Jemursari ke GKI Residen Sudirman Wilayah Pos PKP Denpasar - Bali, No. Induk: 20013-030, Panitia POS PKP Denpasar sebagai Sie Kesenian dan Musik Gerejawi, Panitia Bajem GKI Denpasar, Oktober 2001.Pelatih & Conductor Jordan River Choir GKI Denpasar.
Diteguhkan sebagai Penatua dalam keanggotaan Majelis Jemaat GKI Jl. Raya Puputan 108 Renon, Denpasar, Maret 2003 dilayani oleh: Pdt. S. A. Patnaningsih, S. Th. Periode 2003-2006. Mewakili GKI menjadi peserta Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) Nasional VII Provinsi Bali di Makasar SulSel, 5 – 13 Desember 2003.
TRAINING/SEMINAR SEKULER
1. Peserta pelatihan OSIS Periode 1992-1993 oleh Komisi Kepemudaan Keuskupan Malang 2-3 Oktober di Tlogo Mas, Malang.
2. Peserta Latihan Kepemimpinan dan Pengabdian Lingkungan 22-24 Juli 1993.
3. Peserta Seminar Nasional, ”Pengaruh Petir Terhadap Sistem Jaringan Peralatan Listrik dan Elektronika” ITN Malang, Juni 1995.
4. Menyelesaikan English Conversation Class from Level One to Four, STTS, 1999.
5. Peserta “Business & Management Training” oleh Karsa Pawitra – Indonesian Human Resources Development Institution. Surabaya, Oktober 1999
6. Peserta Basic Lighting Course #A, di PT. Philips Ralin Electronics. BU Luminaires, 28-30 Mei 2001
7. Peserta Seminar “Infrared Thermography Applications and Solutions”, di Ballroom Grand HYATT Jakarta, Maret 2004
TRAINING/SEMINAR ROHANI:
1. Peserta Pembinaan Pemimpin dan Calon Pemimpin Paduan Suara, Komisi Musik Gerejawi GKI JATIM Klasis Madiun, 1-3 Maret 1996.
2. Peserta Kursus Teologi Tahap I, Sept – Nop 1998, GKI Jemursari, Surabaya.
PENDIDIKAN NON AKADEMIS
1. Menyelesaikan grade 3 pianoforte, Royal Academy Of Music Royal College Of Music.1991, Presented by Budiwiyanto.
2. Peserta Lokakarya “Manajemen Penjualan” Selama 24 Jam efektif, 3-8 Juli 2000. Lembaga Manajemen Surabaya
PRESTASI NON-AKADEMIS
Juara II Lomba lukis tingkat SD se-Kabupaten Malang, Juara I lomba lukis tingkat SD se-Kotamadya Malang, Juara I Lomba Lukis Tingkat SMP – Hari Kebaktian P.U. Daerah Malang, Des 1989. Pemenang 7 Besar Lomba Lukis.Kel.SMTA.PT.Umum di SMAK Kolese Santo Yusup Malang, Sept 1991, Peserta Pesta Musik’91 Malang, di Tugu Park Hotel, Feb 1991. Pemenang Kedua Lomba Majalah Dinding, juara pertama lomba bola basket dan juara pertama lomba bola volley SMAK Cor Jesu, 1-9 Juni 1992
PENGALAMAN KERJA:
1. Sebagai Operational Representatif, CV Ledin Jaya ”Billboard for Acc Mobil, Iklan, Moving Sign, di Surabaya, 3 Nopember 1996 – 8 april 1999
2. Sebagai Area Sales Manager, CV Sumber Bahagia “ Bali Area Distributor for Philips Luminaire Products” Oktober 1999 – Maret 2002
3. Sebagai Direktur, CV Gracia Electra Bali “A Distributor to Project Sales for Osram Product – Agustus 2002, “Sub-Distributor dari PT. Jalamas Berkatama di PT. PLN PERSERO Distribusi Bali – Februari 2004, “Distributor dari PT. GE Lighting Indonesia Area Bali – April 2004”
Mulai pertengahan 2004 - sekarang, sedang menempuh studi Magister Divinitas di Program Pasca Sarjana Teologi Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta
Label:
Alumnus
Futhu2...

Well ini foto pertama yang kita buat waktu kita nyampe di CJ, jadi tampangnya masih seger dan masih banyakan yang cewek, terutama anak asput..

Well..sepertinya tempat paling enak untuk ngumpul memand di kantin ya..walaupun waktu SMA gak semunya bisa nongkrong di kantin..anyway, rasanya enggak perlu penjelasan lagi..silakan lihat sendiri ada siapa saja di situ..

Nah..in sekumpulan para cowok yang enggak malu untuk mejeng..silakan dilihat ada siapa saja di situ..

Itu Bondan ngapain ya? sampe tiduran segala?

Well..kalau diperhatikan, sepertinya kita sudah punya junior baru nih...

Ini dia cewek-cewek yang kalau udah ngumpul pasti bawaannya ngobrol melulu..well we;re girls..we're supposed to talk all the time!!

Bukan..bukan..ini bukan pasangan baru kok

Don't need anything to explain..Bondan with his regular color, black, and Evan with his regular jacket..and in the middle is Ibu Wien, once was one of the mother of girls dorm
Curhat...
REUNION..
Minggu lalu, tanggal 7 Februari 2004, aku datang ke acara reuni punya bokap. Dia kan ngajar PRAMUKA di SPG (Sekolah Pendidikan Guru) St. Maria sejak tahun 76, sampai SPG bubar tahun 91, dan sekarang ganti ngajar di SMP St. Maria, tempat gue kerja. Nah, kali ini mereka bikin acara reuni untuk Pramuka dan juga anak-anak SPG, yang berarti setingkat dengan kita yang SMA, cuma aja mereka seperti SMK. Reuninya sendiri untuk anak Pramuka dan SPG Sejauh ini, ngerti?
Nah, kalian silakan hitung deh, berapa lama mereka enggak saling ketemuan? Hampir 10 tahun lebih kan? Itu kalau dihitung dari tahun 1991, tapi kalau dihitung dari tahun 1976? Sudah hampir 28 tahun mereka enggak saling ketemuan. Apalagi lagi boleh dibilang jaman dulu 'kan telepon masih jarang, belum ada HP, belum ada e-mail, dan kesempatan kerja mereka bukan hanya di Jakarta. Jadi bisa bayangin kan betapa berpencarnya mereka.
Nah, melihat lamanya mereka berpisah dan ini baru pertama kalinya diadakan reuni, harusnya yang datang banyak, dong? Apalagi pake pasang iklan pula. Tapi ternyata yang datang hanya 23 orang. It's a shock...
Apalagi, mereka itu bukan sekedar kumpul.. Mereka ada misa, kemudian makan malam bersama (buffet) dan terakhir mereka bikin api unggun dan saling sharing, mengenai kesan-kesan mereka sewaktu ikut Pramuka..
SO..aku cuma mau bilang, mereka aja yang udah sekian tahun enggak ketemu, pas acara reuni cuma beberapa orang aja yang datang. Apalagi kita, yang boleh dibilang hampir tiap tahun saling ketemuan...
Oleh karena itu, aku mau ngasih usul (Aku udah ngebahas ini dengan Saphie), gimana kalau kita mau kumpul, kita enggak bilang acara itu REUNI, tapi kita bilang aja Acara kumpul-kumpul..or something else that fit the description...bukan apa, reuni itu punya arti yang luas. But we will make plan for our reunion.
Untuk acara reuni, aku usul gimana kalau kita ngajak Sekolah untuk bareng-bareng kita bikin acara reuni ini? Kita kerjain selama setahun ini, sehingga tahun 2005 kita bisa bikin acara reuni untuk seluruh angkatan, atau paling tidak lima angkatan lah. Atau kita biarkan Sekolah yang memutuskan, tapi kita yang mencetuskan sehingga sekolah sendiri juga berusaha untuk bikin reuni. Dari Jakarta, aku bisa mencari anak-anak Cor Jesu angkatan-angkatan tua, kebetulan temenku punya bokap, mantan anak Cor Jesu, termasuk angkatan cowok pertama, dan mantan KepSek Cor Jesu juga ada di Jakarta..so kalau memang mau coba untuk dijalani rasanya bisa..
Sedangkan untuk rencara jangka pendek, aku dan Saphie usul, gimana kalau acara kumpul-kumpul besok (entah kapan) kita nginap (enggak tahu dimana) selama dua-tiga hari. Kalau enggak Jumat Sabtu Minggu, ya Sabtu Minggu, atau cuma Jumat Sabtu, nanti kita atur lagi..
Yang perlu kalian lakukan hanya ini:
Harap memilih harinya. Ada tiga kemungkinan. (a) liburan Natal tahun 2004 ini {Kita ambil sebelum tanggal 25}; (b) Liburan semester genap 2005 {brarti sekitar bulan-bulan Jan akhir - Feb pertengahan}; (c) Liburan kenaikan kelas 2005 {brarti bulan Juni-Juli seperti biasa}
Kalau sudah memilih hari, silakan masukkan pilihan kalian ke Message Board, biar nanti aku yang itung.
Tunggu kabar selanjutnya dari kita-kita..yang pasti harap siapkan uang untuk segala macam pengeluaran nanti..ingat, semakin banyak yang ikut, tentu semakin murah...
Untuk waktu, nanti yang akan dipilih adalah yang paling banyak. Jadi, bagi ada yang di luar Malang dan di Luar Negeri, usahakan untuk mengikuti jadwal yang ada ya. Soalnya, kalau kita menunggu sampai semua anak bisa, enggak tahu kapan kita bisa pergi. Sedangkan untuk tempat sedang dicari oleh Saphie, begitu juga dengan besarnya biaya. Yang pasti, sekarang kalian tinggal menentukan hari, kapan enaknya kita bisa bikin acara kumpul-kumpul ini.
Mungkin rencana ini masih jauh dari sempuran, tapi paling tidak kalau kalian emang ingin kumpul dan bukan sekedar ngobrol di kantin lalu makan di Toyib, ya baru ini yang bisa kami tawarkan..yang pasti, ini terbuka untuk semua angkatan.
Jadi silakan menyebarkan berita ini..
Minggu lalu, tanggal 7 Februari 2004, aku datang ke acara reuni punya bokap. Dia kan ngajar PRAMUKA di SPG (Sekolah Pendidikan Guru) St. Maria sejak tahun 76, sampai SPG bubar tahun 91, dan sekarang ganti ngajar di SMP St. Maria, tempat gue kerja. Nah, kali ini mereka bikin acara reuni untuk Pramuka dan juga anak-anak SPG, yang berarti setingkat dengan kita yang SMA, cuma aja mereka seperti SMK. Reuninya sendiri untuk anak Pramuka dan SPG Sejauh ini, ngerti?
Nah, kalian silakan hitung deh, berapa lama mereka enggak saling ketemuan? Hampir 10 tahun lebih kan? Itu kalau dihitung dari tahun 1991, tapi kalau dihitung dari tahun 1976? Sudah hampir 28 tahun mereka enggak saling ketemuan. Apalagi lagi boleh dibilang jaman dulu 'kan telepon masih jarang, belum ada HP, belum ada e-mail, dan kesempatan kerja mereka bukan hanya di Jakarta. Jadi bisa bayangin kan betapa berpencarnya mereka.
Nah, melihat lamanya mereka berpisah dan ini baru pertama kalinya diadakan reuni, harusnya yang datang banyak, dong? Apalagi pake pasang iklan pula. Tapi ternyata yang datang hanya 23 orang. It's a shock...
Apalagi, mereka itu bukan sekedar kumpul.. Mereka ada misa, kemudian makan malam bersama (buffet) dan terakhir mereka bikin api unggun dan saling sharing, mengenai kesan-kesan mereka sewaktu ikut Pramuka..
SO..aku cuma mau bilang, mereka aja yang udah sekian tahun enggak ketemu, pas acara reuni cuma beberapa orang aja yang datang. Apalagi kita, yang boleh dibilang hampir tiap tahun saling ketemuan...
Oleh karena itu, aku mau ngasih usul (Aku udah ngebahas ini dengan Saphie), gimana kalau kita mau kumpul, kita enggak bilang acara itu REUNI, tapi kita bilang aja Acara kumpul-kumpul..or something else that fit the description...bukan apa, reuni itu punya arti yang luas. But we will make plan for our reunion.
Untuk acara reuni, aku usul gimana kalau kita ngajak Sekolah untuk bareng-bareng kita bikin acara reuni ini? Kita kerjain selama setahun ini, sehingga tahun 2005 kita bisa bikin acara reuni untuk seluruh angkatan, atau paling tidak lima angkatan lah. Atau kita biarkan Sekolah yang memutuskan, tapi kita yang mencetuskan sehingga sekolah sendiri juga berusaha untuk bikin reuni. Dari Jakarta, aku bisa mencari anak-anak Cor Jesu angkatan-angkatan tua, kebetulan temenku punya bokap, mantan anak Cor Jesu, termasuk angkatan cowok pertama, dan mantan KepSek Cor Jesu juga ada di Jakarta..so kalau memang mau coba untuk dijalani rasanya bisa..
Sedangkan untuk rencara jangka pendek, aku dan Saphie usul, gimana kalau acara kumpul-kumpul besok (entah kapan) kita nginap (enggak tahu dimana) selama dua-tiga hari. Kalau enggak Jumat Sabtu Minggu, ya Sabtu Minggu, atau cuma Jumat Sabtu, nanti kita atur lagi..
Yang perlu kalian lakukan hanya ini:
Harap memilih harinya. Ada tiga kemungkinan. (a) liburan Natal tahun 2004 ini {Kita ambil sebelum tanggal 25}; (b) Liburan semester genap 2005 {brarti sekitar bulan-bulan Jan akhir - Feb pertengahan}; (c) Liburan kenaikan kelas 2005 {brarti bulan Juni-Juli seperti biasa}
Kalau sudah memilih hari, silakan masukkan pilihan kalian ke Message Board, biar nanti aku yang itung.
Tunggu kabar selanjutnya dari kita-kita..yang pasti harap siapkan uang untuk segala macam pengeluaran nanti..ingat, semakin banyak yang ikut, tentu semakin murah...
Untuk waktu, nanti yang akan dipilih adalah yang paling banyak. Jadi, bagi ada yang di luar Malang dan di Luar Negeri, usahakan untuk mengikuti jadwal yang ada ya. Soalnya, kalau kita menunggu sampai semua anak bisa, enggak tahu kapan kita bisa pergi. Sedangkan untuk tempat sedang dicari oleh Saphie, begitu juga dengan besarnya biaya. Yang pasti, sekarang kalian tinggal menentukan hari, kapan enaknya kita bisa bikin acara kumpul-kumpul ini.
Mungkin rencana ini masih jauh dari sempuran, tapi paling tidak kalau kalian emang ingin kumpul dan bukan sekedar ngobrol di kantin lalu makan di Toyib, ya baru ini yang bisa kami tawarkan..yang pasti, ini terbuka untuk semua angkatan.
Jadi silakan menyebarkan berita ini..
Label:
reuni
Langganan:
Postingan (Atom)
